Langsung ke konten utama

Green Jobs, Peluang Kerja Indonesia Kini

 

Pertama kali mendengar green jobs itu, jujur aku tidak paham sama sekali.

Tukang kebunkah? Naturalist? Ahli Botani? Pekerjaan yang ramah lingkungankah?

Hingga akhirnya aku mengetahui apa yang dimaksud tersebut.

Dugaanku ternyata benar, bahwa Green Job secara mudah didefinisikan dengan pekerjaan yang ramah lingkungan.

Namun jika mengutip definisi dari International Labour Organization (ILO), definisinya tidak hanya itu namun harus memenuhi 3 hal, yaitu : pekerjaan yang ramah lingkungan dari sisi prosesnya, pekerjaan yang ramah lingkungan dari sisi produk dan jasa yang dihasilkan dan pekerjaan yang dapat memberikan penghidupan yang layak.  

Sepintas yang terlintas di pikiran tentang pekerjaan ini berarti pekerjaan yang berkaitan langsung dengan alam/lingkungan hidup seperti contohnya : ahli manajemen sampah, ahli energi terbarukan, ahli kehutanan, ahli pertanian dan lainnya. Selain dari pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak dapat dikategorikan Green Jobs, sebut saja : pegawai pabrik, pegawai konstruksi, pegawai bank, penjaga toko, pengusaha, wirausaha, dosen/guru, dokter, polisi, penulis, penyanyi dan lainnya.

Namun ternyata banyak juga pekerjaan yang tidak berhubungan langsung dengan menjaga kelestarian alam juga dapat dikategorikan sebagai pekerjaan ramah lingkungan. Bahkan apa pun pekerjaan kamu jika kamu menerapkan budaya hidup ramah lingkungan dalam menjalankan pekerjaan kamu maka otomatis pekerjaanmu ini juga termasuk loh.


Green Jobs di Indonesia


Pentingnya Green Jobs sebagai Pekerjaan Pilihan Kamu

Bill Gates pada wawancara tahun 2014 dan Ted Talks 2015 ("The next outbreak? We're not ready), pernah meramalkan bahwa ke depan dunia akan diserang dengan penyakit pernafasan yang 2 kali jauh lebih menular dibanding penyakit pernafasan yang sudah pernah sebelumnya sehingga dapat menyebabkan epidemi dunia.

Terbukti benar, kita sejak akhir tahun 2019 hingga kini masih berada dalam pandemi Covid-19.

Ketika ditanyakan mengapa pada tahun 2014-2015, Bill Gates dapat meramalkan hal tersebut, ia mengatakan bahwa prediksinya berdasarkan historis masa lalu yang telah banyak penyakit pernafasan generasi baru yang menyerang beberapa negara dalam waktu yang berdekatan.

Sebut saja ada SARS (yang menyerang Singapura), MERS (yang menyerang daerah timur tengah) , SARS 2 (yang menyerang Asia) dan wabah penyakit pernafasan lainnya.

Awal tahun 2021 ini pun (channel youtube Derek Muller Veritasium), Bill Gates kembali meramalkan bahwa  dunia akan dikejutkan dengan perubahan iklim yang signifikan sehingga akan menimbulkan banyak bencana alam yang tentunya dapat memakan korban jiwa dan materiil.

Perubahan iklim yang signifikan ini tentunya tidak bukan dan tiada lain karena ulah manusia itu sendiri yang mengeksploitasi sumber daya bumi ini dengan sangat masif serta menyisakan kerusakan alam dimana-mana.

Bumi pun akan merespon dengan perubahan iklim yang dashyat. Ketika saat itu tiba maka tinggak tersisa penyesalan. Tiada lagi bumi yang indah dan subur untuk anak cucu cicit kita.

Tentu kita tidak ingin menyesal bukan? Maka perubahan iklim ini mungkin tidak dapat dicegah (karena bumi sudah terlalu rusak) namun  pasti bisa diperlambat.

Salah satu caranya dengan cara kamu bekerja dan memilih untuk bekerja dengan pekerjaan / bekerja di tempat bekerja dengan budaya yang ramah lingkungan.

Kamu gak perlu jadi ahli botani dulu untuk bisa bekerja dan bangga menyandang pekerjaan “Green Jobs”  namun apa pun profesi kamu, kamu bisa kok dengan bangga memproklamirkan kalau  pekerjaan kamu itu ramah lingkungan.


Jenis-jenis Pekerjaan yang Termasuk Green Jobs

  • Bankers
Para bankers dapat memilih untuk bekerja di Bank yang hanya menyalurkan kredit kepada perusahaan-perusahaan yang tidak merusak lingkungan

  • Dosen/Guru

Para dosen/guru dapat mengajarkan kepada para murid-muridnya bahwa pengrusakan lingkungan itu nyata dan sudah dalam tahap mengkhawatirkan oleh karena itu bapak/ibu guru/dosendapat menekankan kepada murid kebiasaan-kebiasaan baik namun mudah dan rutin yang turut membantu pelestarian lingkungan seperti : mengurangi penggunaan kertas dengan menggunakan aplikasi pembelajaran secara online, dan lainnya.

  • Wirausaha

Berkomitmen untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dengan cara tidak menyediakan kantong plastik bagi pembeli namun menggunakan kantong kertas. Meningkatkan efisiensi dengan cara penghematan penggunaan listrik seperti matikan lampu di siang hari, tidak adanya jam lembur, dan lainnya.


Kebayang kan sekarang bahwa apa pun pekerjaan kamu, kamu dapat menjalaninya dengan cara ramah lingkungan dan menjadikannya kebiasaan yang mendarah daging.

Jadi kalau ditanya oleh orang lain, “Pekerjaanmu Green Jobs, gak?’

Kamu bisa dengan bangga menjawabnya, “Pasti, donk.

Yuk para generasi muda anak bangsa Indonesia, pastikan bahwa pekerjaanmu saat ini dan pekerjaan anak cucumu kelak adalah Green Jobs ya.


Green Job di Indonesia


Komentar

  1. Wah, terima kasih infony. Wirausaha sendiri cakupannya masih sangat luas ya, karena ada berbagaimacam sektor usaha. Apalagi saat ini, tidak hanya usaha fisik, tapi sudah merambah ke dunia digital. Sumber listrik untuk operasional dan data bank juga perlu diperhitungkan

    BalasHapus
  2. Green Jobs ini merupakan inisiatif yang positif dimana lapangan pekerjaan terus diciptakan untuk pembangunan ekonomi tapi juga tetap mempertimbangkan mengurangi hal negatif yang berdampak pada lingkungan

    BalasHapus
  3. Memang ya, hampir semua pekerjaan bisa bertujuan untuk kampanye sama2 menjaga lingkungan. mulai dari diri sendiri, meski hal kecil lama-lama jika konsisten akan membuahkan hasil. dulu saat sekolah masih tatap muka, aku pun suka sekali ketika membahas isu lingkungan bersama anak2 :D

    BalasHapus
  4. Kemarin viral banget ramalan Bill Gates ya. Hehehe. Sebetulnya kita semua bisa menerka hal ini akan terjadi. Hal yang membedakan hanyalah ada yang peka dan langsung beraksi, dan ada yang memilih abai kemudian diam, menganggap orang lain pasti akan memberikan solusinya. Green Jobs di masa depan akan menjadi 'ladang emas' bagi mereka yang sukses menjadi problem solver.

    BalasHapus
  5. Penyemangat banget sih tulisan ini. Jadi mulai sekarang kita harus mengusahakan bahwa setiap aktivitas kita sebaiknya support kampanye green jobs ya kak. Terimakasih pencerahannya, semoga dapat memotivasi yang lain juga.

    BalasHapus
  6. Jadi lebih ngetti ttg Green jobs ini, semoga didukung oleh semua pihak ya agar terwujud negeri indonesia yang semakin ramah lingkungan

    BalasHapus
  7. Ngeri memang eh Bill Gates ini kalau ngomong. Jadi takut aku.

    Di pekerjaan apapun, yang namanya ramah lingkungan itu memang nomor satu sih. Soalnya kan, kalau alam ini rusak, kita mau tinggal di mana lagi? Iya kan?

    BalasHapus
  8. Apapun pekerjaannya, yang penting ramah lingkungannya itu ya...
    Soalnya bumi ini udah rusak, kalau segera tidak diperbaiki,kita mau tinggal dimana coba?

    BalasHapus
  9. Dari kemarin denger istilah ini tuh berkerut dahiku, apaan sih green jobs. Ternyata baru sadar kalau di sekitarku pun sudah banyak orang yang berprofesi di bidang ini. Salut lah sama mereka yang nggak cuma mikirin duit, tapi juga kesehatan bumi.

    BalasHapus
  10. green jobs dan isitilah baru juga nih jadi baru tahu. Semoga semakin banyak yang masuk katogori green jobs

    BalasHapus
  11. Oh jadi sebenarnya hampir semua pekerjaan bisa di green jobs-kan ya? Dgn catatan segala prosesnya ramah lingkungan..

    BalasHapus
  12. semoga kita termasuk bekerja yang care dengan lingkungan ya mba, agar Indonesia kita, bumi kita makin membaik dan sehat untuk generasi kita juga kedepannya, aamiin

    BalasHapus
  13. Yuk.

    Sesungguhnya ada banyak sekali pekerjaan yang bisa dikembangkan menjadi Green Jobs ya Mba. Bagaimanapun, kata kuncinya adalah "ramah lingkungan".

    BalasHapus
  14. penting banget sih memang untuk menjaga lingkungan nih, jd apapun kegiatan kita, efek terhdap lingkungan harus diperhatikan :)

    BalasHapus
  15. Haa bener bangett kak sebenernya banyak juga yang bisa terintegrasi dan jadi green jobs ya

    BalasHapus
  16. Saya gatisbawahi bagian ini:

    pekerjaan yang ramah lingkungan dari sisi prosesnya, pekerjaan yang ramah lingkungan dari sisi produk dan jasa yang dihasilkan dan pekerjaan yang dapat memberikan penghidupan yang layak.

    Bukan hal mudah menuju ke definisi ini tapi bukan pula gak mungkin. Harus punya itikad kuat dan konsistensi.

    BalasHapus
  17. Hore.. ternyata wirausaha termasuk green jobs ya..
    Hihihi aku masih wirausaha kecil-kecilan kak. Merangkap sebagai ibu rumah tangga.
    Oh ya, blogger ini termasuk green jobs gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Termasuuuk donk namun blogger yang memenuhi definisi 3 element dari ILO yang dibahas diatas ya.

      Hapus
  18. Keren ya programnya Green Job semoga dapat menginspirasi semua anak muda Indonesia

    BalasHapus
  19. wah banyak yaaaaa pekerjaan yang termasuk green jobs ternyata. guru, dokter juga termasuk. kalau bloger juga termasuk lah ya? kan kerjaannya ramah lingkungan hehee

    BalasHapus
  20. we need more green jobs, sudah cukup yaa kan terkadang perbuatan kita sebagai manusia menyisakan ampas untuk bumi kita tercinta

    BalasHapus
  21. Yup, sebagai dosen saya sudah dari sebelum pandemi tidak membiasakan tugas-tugas diprint di atas kertas, lebih simpel menggunakan email atau pengumpulan melalui Google form. Itu bagian dari Green Jobs ya, noted.

    BalasHapus
  22. semoga semua pencari kerja bisa menemukan peluang kerja di Green Jobs industry ini ya

    BalasHapus
  23. Progam green jobs keren sekali ya.
    semoga semakin banyak potensi yang bisa digali dan semakin memhjnsmengin

    BalasHapus
  24. Sama dong, aku pertama kali denger istilah ini juga berkerut, maksudnya green jobs itu apaan. Setelah tahu maknanya, ternyata di sekeliling kita sudah banyak banget yang menjalani jenis pekerjaan tersebut. Bahkan kita pun bisa jadi masuk dalam bagiannya.

    BalasHapus
  25. Baru denger ttg green jobs tapi Bagus bgd ni selain bisa jaga lingkungan bisa jd penghasilan juga

    BalasHapus
  26. Berarti peluang kerja Green Jobs ini titik beratnya bukan pada jenis pekerjaannya ya, tetapi pada aktivitas pekerjaan itu sendiri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 3 elemen yang disampaikan ILO pak supaya terpenuhi definisi pekerjaan yang dapat dikategorikan sebagai green jobs, bukan hanya sekedar jenis pekerjaannya.

      Hapus
  27. Oh jadi green jobs itu ya. Asal berkaitan dengan masalah ramah lingkungan sudah termasuk :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan jangan lupa dapat memberikan penghidupan yang layak.

      Hapus
  28. salah satu cara brkontribusi untuk bumi adalah memilih green jobs. Ditempatku ada komunitas milenial yang memulai urban farming. kece juga sih menurutku

    BalasHapus
  29. Iya juga sih. Semua bisa masuk dalam Green Job selama ia konsern dengan lingkungan dan menjaga lingkungan sebagai bentuk pekerjaannya.

    BalasHapus
  30. Green jobs wara wiri saat ini,.semoga byk yg menyadari profesi ini pun ptg dan sama dgn profesi lainnya

    BalasHapus
  31. Jadi green jobs itu nggak selalu harus kerja di yayasan peduli lingkungan gitu ya. Apapun pekerjaan kita juga biasa asal sesuai dengan prinsip-prinsipnya ^^

    BalasHapus
  32. Semua kita bisa melaksanakan green jobs ini ya kk, apalagi untuk lingkungan jadi kita bisa mengajarkan baik sekitar maupun anak-anak untuk lebih peduli dengan lingkungan.

    BalasHapus
  33. Green jobs ini masih cukup luas sebenarnya untuk digarap, yang penting ide kreatif kita bagaimana memanfaatkan lingkungan dan mencegah kerusakan lingkungan, seperti membuat produk daur ulang itu termasuk kan ya?

    BalasHapus
  34. Di masa depan nanti, Green Jobs ini akan makin populer. Jadi memang sebaiknya disosialisasikan ke anak muda millenial biar pada sadar klo ternyata ada banyak peluang usaha/kerja yang terkait di bidang ini.

    BalasHapus
  35. Banyak banget jenis green jobs ini ya. Yang penting menjaga bumi sehingga kita bisa tetap hidup dengan baik :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menghemat Pengeluaran di Masa Pandemi Covid-19

Tips Mengelola Keuangan Zaman pandemi covid-19 seperti ini, kita harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan. Tips untuk mengelola keuangan itu sebenarnya mudah, kamu cukup menambah pemasukan dan mengurangi atau menghemat pengeluaran hanya 2 itu saja prinsipnya. Menambah pemasukan di zaman pandemi covid 19 seperti ini, pasti cukup menantang ya. Terkadang mempertahankan pemasukan yang sudah ada pun itu penuh dengan dinamika. Jadi untuk tips keuangan kali ini ini aku akan membahas lebih detil dari sisi mengurangi pengeluaran daripada di sisi menambah pemasukan. Tips untuk menambah pemasukan ditunggu di artikel berikutnya saja ya. Tips Mengurangi Pengeluaran Tentunya semua orang tidak mau ya untuk menurunkan gaya hidupnya terlepas apakah sebelumnya terbiasa hidup sederhana apalagi hidup bermewah-mewahan.  Gaya hidup seseorang itu melekat kepada kebiasaannya semenjak dia kecil jadi untuk mengubahnya dalam waktu yang singkat tentunya cukup sulit. Namun kita tidak ada pilihan lain, khususny

Tips Irit saat Covid dan Jadikan Kebiasaan Barumu

Semenjak covid-19 melanda, naluri untuk berhemat atau irit kian menjadi. Sejak Maret hingga Agustus 2020 ini, ternyata banyak kebiasaan baru dalam mengelola uang yang sebelumnya tidak aku sadari ternyata besar sekali manfaatnya dalam hal mengelola uang khususnya dalam hal penghematan. Mungkin bukan hanya aku saja yang mengalaminya ya, terlebih kalau mengalami penurunan pendapatan atau kehilangan pekerjaan, otak langsung berpikir pos mana lagi yang dapat dibumi hanguskan selain tentunya berpikir jungkir balik juga peluang apa yang dapat dimanfaatkan untuk menambah pemasukan bulanan. sumber:www.pixabay.com Tips mama angrumaoshi kali ini akan lebih membahas tentang kebiasaan baru yang tercipta dalam rangka meniadakan pengeluaran-pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu keluar. 1. Diskon Kalau dulu aku berpikir apa ya nih yang lagi diskon (sambil melihat-lihat katalog promo diskon dimana pun) lalu melancarkan ilmu cucokologi, dicocokkan dengan kebutuhan yang perlu dipenuhi/dibel