Langsung ke konten utama

5 Jenis Investasi Yang Wajib Kamu Punya

5 jenis investasi yang wajib kamu punya dibahas disini nih.

Mama Angrumaoshi coba urutkan 5 jenis investasi yang wajib kamu punya berdasarkan tingkat likuiditasnya yah. Apa itu likuditas?

Likuiditas adalah berasal dari kata liquid yang merupakan ciri dari suatu cairan. Jadi jenis investasi yang mudah dan cepat dicairkan menjadi uang sehingga cepat dapat digunakan.

5 jenis investasi tersebut adalah

  1. Tabungan/syariah. Tabungan ini, hampir semua orang mempunyainya. Biasanya sejak kecil kita dibiasakan menabung di celengan, beranjak besar kita pun mulai memindahkan tabungan ini di bank/syariah. Tabungan ini adalah jenis investasi yang paling likuid karena sewaktu-waktu jika dibutuhkan dapat langsung diambil uangnya dan digunakan. Biasanya pos dana darurat, sebagian besar dananya diletakkan di tabungan/syariah, supaya jika terjadi apa-apa yang tidak dikehendaki maka dana tersebut dapat langsung diambil dan digunakan. Tabungan ini memberikan imbal hasil yang biasa disebut dengan bunga (konvensional) atau nisbah (syariah).
    Buku tabungan dan tabungan online
  2. Deposito/syariah. Deposito ini adalah salah satu bentuk produk perbankan yang mirip dengan tabungan namun ada jangka waktunya. Kita dapat memilih mau meletakkan uang kita di deposito dengan pilihan selama 3,6,12 atau 24 bulan untuk sama sekali tidak diambil dananya. Jika kita mengambil dananya sebelum jangka waktunya berakhir maka kita akan terkena denda. Deposito ini memberikan imbal hasil yang biasa disebut dengan bunga (konvensional) atau nisbah (syariah). Pastikan kamu memegang bilyet depositonya yah kalau kamu buka di cabang bank, namun jika kamu buka secara online ya hanya terlihat di rekening online kamu saja. 
  3. Saham/syariah dan Obligasi/syariah. Kalau ingin memiliki saham dan/obligasi ini, maka harus membuka rekening efek di salah satu perusahaan sekuritas dan juga memiliki tabungan investor di bank. Lalu kamu akan didaftarkan dan mempunyai nomer AKSES (Acuan Kepemilikan Sekuritas).
    Setelah kamu mempunyai AKSES, rekening efek dan rekening tabungan investor ini, kamu pun sudah bisa untuk membeli dan menjual saham dan obligasi baik secara online atau offline (melalui account officer perusahaan sekuritas). Jual dan beli saham ini dapat dilakukan dalam hitungan detik, misal kamu beli sekarang lalu beberapa detik kemudia kamu jual juga bisa atau kamu ingin memiliki saham ini untuk jangka waktu lama (bertahun-tahun) dan baru kamu jual ketika kamu membutuhkan dananya juga bisa. Begitu pula obligasi yang dapat diperjual belikan sebelum masa jatuh tempo habis, atau kamu menunggu hingga masa jatuh tempo habis otomatis dana kamu akan kembali masuk ke rekening tabungan investor. Btw pemerintah juga mengeluarkan obligasi loh (surat berharga negara). Kamu pun juga bisa berinvestasi di Reksadana. Dimana underlying reksadana ini dapat berupa saham atau obligasi.
  4. Logam Mulia. Logam mulia alias emas batangan 24 karat ini bukan emas perhiasan, namun berbentuk lempengan kecil. Logam Mulia (LM) ini dapat dibeli di toko perhiasan emas atau di butik Antam. Antam adalah perusahaan milik negara bernama aneka tambang yang usahanya adalah menambang emas dan menjual kepads masyarakat dalam bentuk Logam Mulia. LM ini amannya disimpan di SDB (safe deposit box). Ketika membutuhkan dana maka LM ini dapat dijual kembali ke butik antam atau toko emas. Untuk patokan harga logam mulia ini bisa dilihat di www.logammulia.com dimana harganya bergerak setiap harinya, baik harga beli atau pun jualnya. 
  5. Properti. Rumah, tanah, sawah, apartemen adalah salah satu contoh investasi properti yang tingkat likuiditasnya cukup lama. Karena membutuhkan waktu untuk menjualnya ketika membutuhkan dananya. Investasi ini cocok untuk pos dana hari tua/pensiun. Investasi ini juga dapat sebagai tambahan penghasilan sampingan (passive income) setiap bulannya dari hasil sewa properti tersebut untuk menambah cashflow/arus kas pemasukan bulanan. Contoh properti untuk disewakan adalah memiliki unit di apartemen dekat dengan universitas atau di tengah kota dekat dengan perkantoran, rumah yang cocok untuk keluarga kecil atau pasangan baru menikah, tanah di lokasi strategis yang dapat disewakan unuk lokasi usaha dan lain-lain. 
Gimana 5 jenis investasi diatas? Kamu sudah punya apa saja? 

Komentar

  1. Aku baru mulai invest yang LM... pengen sih invest property... semoga dimudahkan one day.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, banyak diversifikasi jenis investasi lebih baik.

      Hapus
  2. Logam Mulia paling prospektif , nice info mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat ini mba. Tiap-tiap masa biasanya ada jagoannya.

      Hapus
  3. Aku pingin beli tanah/rmh buat hr tua nt ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, bisa disewakan atau dikos2an/dikontrakan untuk menambah income saat tua nanti.

      Hapus
  4. terima kasih sudah ikutan lomba. btw, aku masih belum paham yang poin 2 dan 3 jadi belum berani investasi di situ, kayaknya perlu baca lebih lanjut nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap ada postingan lanjutan tentang obligasi mba, silahkan diklik ya diatas. Next yang saham aku buat juga.

      Hapus
  5. Lagi nyrlrngin pengen investasi logam mulia beli yg antam terus simpen deh. Semoga segera kesampean

    BalasHapus
  6. Tabungan nggak punya, deposit juga nggak punya.. Dan kayaknya mulai minat untuk investasi ke logam mulia karena makin naik ya keuntungannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baiknya ada tabungan dan deposito dahulu mba, karena LM pun juga pernah turun loh. Ibuku bercerita dulu simpenan di emas lalu pernah harga emas itu turun padahal lagi butuh untuk biaya masuk sekolah, mau gak mau ya dijual rugi dari harga beli diawal, kalau gak salah turun hingga 20 persen. Jika kita punya investasi yang lebih likuid masih bisa gunakan investasi yang lain, kalau harga sedang turun bisa tidak dijual dahulu walau sedang butuh. Sekedar share pengalaman ibuku.

      Hapus
  7. Masih belum bisa nambah invest euy, anak-anak lagi butuh-butuhnya biaya sekolah. Pengen sih, bisa nambah LM buat kebutuhan Adek mendatang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nabung dikit-dikit bisa mba. Coba datang ke pegadaian.

      Hapus
  8. Aku belum punya investasi apa2, baru tabungan yg gak seberapa, eh ini saving ya bukan invest huhu. Mulai mikir invest ah, buat hari tua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba dicicil saja dahulu, yang penting punya dana darurat dahulu berupa tabungan juga bisa.

      Hapus
  9. Aku masih konvensional nih mbak,, pakenya tabungan biasa. Mulai mikir utk inves yg lain jg nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, punya beberapa diversifikasi investasi. Seperti kata pepatah jangan letakkan telur dalam 1 keranjang saja. Kalau keranjang tersebut jatuh, pecah semua.

      Hapus
  10. Iya investasi properti susah untuk dicairkan ya, butuh waktu untuk menjualnya kalau butuh uang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul jadi investasi properti itu untuk jangka panjang. Jangan lupa ada biaya perawatannya, jadi sebaiknya disewakan kalau rumah karena kalau dibiarkan saja akan rusak.

      Hapus
  11. Aku baru belakangan ini kepikiran investasi (yawla kemana aja gue selama ini). Gara2 kalo punya duit cuma numpang lewat, kayaknya aku musti dipaksa buat nabung atau invest deh. Selama ini duit cuma numpang lewat buat investasi skincare sama beli tas/baju (yee...bukan invest kalik ya. LOL)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi skincare juga investasi loh untuk kesehatan kulit di masa depan, hehehe. Tas dan baju juga dapat sebagau investasi kalau menghasilkan uang, contohnya: prospek konsumen/klien pakai tas dan baju yg ok lalu deal berarti tas dan bajunya termasuk investasi untuk Anda. :)

      Hapus
  12. aku pribadi baru investasi di saham aja. bismillah pelan-pelan mau merambah investasi yang laiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap mba. Aku malah sekarang sedikit mundur teratur dan mengurangi porsi di saham, karena market saat ini sedang kurang bersahabat. Semoga market hijau lagi dalam waktu dekat

      Hapus
  13. Haduh kerne banget kamu mba, udah bejibun tabungannya hehehe mupeng
    aku yang bros ini jadi tersindir. Moga segera bisa menabung aku aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, masih belajar juga mba, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit InsyaAllah.

      Hapus
  14. Harus dicobai semua ni semua jenis investnya.
    Dimulai dr yg sedikit, inshaAllah lama-lama juga jadi bukit.
    Aamiin

    BalasHapus
  15. Baru tahu soal Akses ini, sepertinya saya tertarik. Apalagi jika kita bisa memantaunya langsung.

    Sempat mau mencoba LM beberapa tahun yang lalu tapi karena harus menyewa box penyimpanan di bank, jadi mengurungkan niat. Apalagi semisal jika emasnya tidak besar dan banyak.

    BalasHapus
  16. Tabungan biasa dan Logam Mulia alhamdulillah ada sih kalau aku kak. Cuma emang belum punya yang lain. Next sih kalau bisa pengen ke properti

    BalasHapus
  17. Mungkin semua orang juga mau berinvestasi,hanya saja mungkin masalahnya adalah modal investasinya dari mana. Yang menarik untuk invest kayaknya di LM ya kak, insyaallah nilainya gak susut.

    BalasHapus
  18. Alhamdulillah udah setia nabung meskipun sedikit terlambat karena prioritas kebutuhan utama ga bs dihindarin. Thanks ya mba 😘

    BalasHapus
  19. wah aku baru punya nomor 1 dan nomor 5 aja nih kak, semoga selanjutnya bisa nyusul ke yang nomor lainnya

    BalasHapus
  20. Pengin coba investasi logam mulia. Banyak yang rekomendasiin soalnya. Tabungan udah dimulai dari 3 tahun lalu. 😬

    BalasHapus
  21. Yang baru punya baru logam mulia nih, untuk properti masih dalam tahap cicilan, sebetulnya pengen bisa semuanya. Bertahap harus bisa punya investasi.

    BalasHapus
  22. istri yg membukakan mata masolo terkait investasi ini dalam bentuk rumah, waktu awal menikah dia kekeh harus punya rmh sendiri, ga mau ngontrak lagi krna seumur hidup sudah ngontrak. Akhirnya dapet rumah di daerha maja. Belom ditempatin sih tpi suatu saat nilainya bakalan naik. Thanks infonya kak.

    BalasHapus
  23. aku sudah memulai di tabungan dan emas. sejauh ini itu dulu yang aku coba pahami dan pelajari...

    BalasHapus
  24. Tips nya bermanfaat sekali kak, tapi dari semuanya baru emas batangan di jalanin wkwkwk insya allah bisa kelima nya ya next 😍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Irit saat Covid dan Jadikan Kebiasaan Barumu

Semenjak covid-19 melanda, naluri untuk berhemat atau irit kian menjadi. Sejak Maret hingga Agustus 2020 ini, ternyata banyak kebiasaan baru dalam mengelola uang yang sebelumnya tidak aku sadari ternyata besar sekali manfaatnya dalam hal mengelola uang khususnya dalam hal penghematan. Mungkin bukan hanya aku saja yang mengalaminya ya, terlebih kalau mengalami penurunan pendapatan atau kehilangan pekerjaan, otak langsung berpikir pos mana lagi yang dapat dibumi hanguskan selain tentunya berpikir jungkir balik juga peluang apa yang dapat dimanfaatkan untuk menambah pemasukan bulanan. sumber:www.pixabay.com Tips mama angrumaoshi kali ini akan lebih membahas tentang kebiasaan baru yang tercipta dalam rangka meniadakan pengeluaran-pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu keluar. 1. Diskon Kalau dulu aku berpikir apa ya nih yang lagi diskon (sambil melihat-lihat katalog promo diskon dimana pun) lalu melancarkan ilmu cucokologi, dicocokkan dengan kebutuhan yang perlu dipenuhi/dibel

Saat Pandemi Covid-19 Masih Amankah Berinvestasi?

Saat situasi sedang pandemi covid-19 seperti ini, jadi takut gak sih mau berinvestasi? Investasi apa yang aman disaat pandemi seperti ini? Indeks Harga Saham roller coaster naik turun. Dollar dan valas pun begitu. Emas meroket naik namun akankah terus seperti itu?  Melipir saja deh ditabung uangnya sambil menjaga dana darurat untuk persediaan bulan-bulan ke depan. Siapa yang tahu kapan kondisi akibat covid-19 akan berakhir. Mau berinvestasi dimana menjadi harus dipikirkan dengan sangat seksama. Kalau menabung pun jangan tergiur dengan suku bunga atau imbal hasil yang tinggi ya. Tabungan itu dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) hingga 2 miliar rupiah sepanjang suku bunga atau imbal hasil yang diberikan dibawah atau sama dengan suku bunga penjaminan dari LPS ya (tingkat bunga penjaminan simpanan untuk periode 30 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020, untuk bank umum rupiah 5,25 persen, valas/valuta asing 1,50 persen, sedangkan untuk bank perkreditan rakyat adalah