Langsung ke konten utama

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Obligasi

5 Hal yang perlu kamu tahu tentang obligasi sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi disana. Obligasi itu apa ya? Kok termasuk salah satu pilihan investasi.

5 hal yang kamu perlu tahu tentang obligasi;

  1. Jadi obligasi itu menurut mama angrumaoshi nih, bahasa mudahnya adalah surat hutang. Jadi perusahaan atau bahkan negara yang membutuhkan dana untuk operasional atau melebarkan sayap/ekspansi/belanja modal/memperbesar perusahaannya itu mengumpulkan dana masyarakat dengan cara berhutang kepada masyarakat (menerbitkan obligasi/surat hutang) yang dapat dibeli oleh masyarakat.
  2. Kalau memberikan hutang maka ada imbal hasil disana yang akan diberikan oleh si penerbit obligasi ini ke pembeli obligasi. Imbal hasil ini namanya coupon rate atau bagi hasil/fee dalam obligasi syariah. Yang diberikan sesuai perjanjian di awal, bisa setiap bulan/3bulan/di akhir/di awal masa pengembaliannya. 
  3. Perjanjian terkait obligasi ini dituangkan secara lengkap pada prospektus. Jadi kalau mau membeli obligasi pastikan Anda membaca terlebih dahulu prospektus obligasi tersebut, didalamnya dijelaskan secara jelas dana itu akan digunakan untuk apa, imbal hasilnya berapa, kapan akan diberikan, laporan keuangan perusahaan dan lain-lain. 
    Contoh bagian dalam prospektus, sumber dari www.waskita.co.id
  4. Siapa saja yang dapat membeli obligasi ini? Siapa saja dapat membelinya, namun biasanya dalam nominal yang besar jika ingin ikut serta membeli obligasi tersebut, karena biasanya obligasi diterbitkan dalam jumlah puluhan, ratusan milyar bahkan trilyunan rupiah (dalam denominasi dollar juga ada). Namun saat ini negara juga mengeluarkan obligasi ritel / surat berharga negara ritel (ORI/SBR/SR/ST) yang dapat dibeli oleh masyarakat dari segala lapisan dimulai dari nominal 1 juta hingga maksimal 3 milyar rupiah. Untuk obligasi negara ritel (ORI/SBR/SR/ST) tunggu postingan berikutnya yah. Ada yang syariah juga loh.
  5. Dimana dan bagaimana cara belinya? Perusahaan ketika menerbitkan obligasi akan menunjuk  penjamin emisi. Penjamin emisi ini adalah perusahaan sekuritas (bukan bank ya). Jadi kalau mau membeli obligasi tersebut maka dapat menghubungi penjamin emisi tersebut. Sedangkan untuk obligasi negara ritel, negara telah menunjuk agen penjual obligasi negara ritel, listnya terbatas silahkan dapat dilihat pada website kemenkeu.co.id. Pastikan anda membeli di tempat yang terdaftar pada list tersebut ya dan penjamin emisi dari obligasi tersebut. List tersebut dapat berbeda pada setiap seri penerbitan obligasi negara ritel. Begitu pula penjamin emisi dari beberapa seri/jenis obligasi perusahaan juga dapat berubah/berbeda.

Jadi teman-teman sudah sedikit tercerahkankah tentang yang namanya obligasi? Semoga tulisanku ini dapat membantu ya.

Baca juga : SR012-ditawarkan-mulai-24-februari-2020-obligasi-negara-ritel-berbasis-syariah.

Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar, InsyaAllah akan segera direspons yaaa.


Komentar

  1. Jadi sederhananya kalau Kita beli obligasi, Kita kasih hutang ke pemerintah gitu ya mbak? Mau nunggu info obligasi syariahnya ah.

    BalasHapus
  2. Iya mba, kalau yang menerbitlan obligasi adalah pemerintah.

    BalasHapus
  3. Sudah sedikit tercerahkan mba. Tapi ga punya uang buat minjemin ke negara, hhaa.

    BalasHapus
  4. Nice info mbak. Next share info lebih ttg obligasi syariah dong. Hehehe request

    BalasHapus
  5. Pernah belajar tentang obligasi waktu sekolah di smk jurusan akuntansi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Green Jobs, Peluang Kerja Indonesia Kini

  Pertama kali mendengar  green jobs itu, jujur aku tidak paham sama sekali. Tukang kebunkah? Naturalist? Ahli Botani? Pekerjaan yang ramah lingkungankah? Hingga akhirnya aku mengetahui apa yang dimaksud tersebut. Dugaanku ternyata benar, bahwa Green Job secara mudah didefinisikan dengan pekerjaan yang ramah lingkungan. Namun jika mengutip definisi dari International Labour Organization (ILO), definisinya tidak hanya itu namun harus memenuhi 3 hal, yaitu : pekerjaan yang ramah lingkungan dari sisi prosesnya,  pekerjaan yang ramah lingkungan dari sisi produk dan jasa yang dihasilkan dan  pekerjaan yang dapat memberikan penghidupan yang layak.   Sepintas yang terlintas di pikiran tentang pekerjaan ini berarti pekerjaan yang berkaitan langsung dengan alam/lingkungan hidup seperti contohnya : ahli manajemen sampah, ahli energi terbarukan, ahli kehutanan, ahli pertanian dan lainnya. Selain dari pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak dapat dikategorikan Green Jobs, sebut saja : pega

Tips Menghemat Pengeluaran di Masa Pandemi Covid-19

Tips Mengelola Keuangan Zaman pandemi covid-19 seperti ini, kita harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan. Tips untuk mengelola keuangan itu sebenarnya mudah, kamu cukup menambah pemasukan dan mengurangi atau menghemat pengeluaran hanya 2 itu saja prinsipnya. Menambah pemasukan di zaman pandemi covid 19 seperti ini, pasti cukup menantang ya. Terkadang mempertahankan pemasukan yang sudah ada pun itu penuh dengan dinamika. Jadi untuk tips keuangan kali ini ini aku akan membahas lebih detil dari sisi mengurangi pengeluaran daripada di sisi menambah pemasukan. Tips untuk menambah pemasukan ditunggu di artikel berikutnya saja ya. Tips Mengurangi Pengeluaran Tentunya semua orang tidak mau ya untuk menurunkan gaya hidupnya terlepas apakah sebelumnya terbiasa hidup sederhana apalagi hidup bermewah-mewahan.  Gaya hidup seseorang itu melekat kepada kebiasaannya semenjak dia kecil jadi untuk mengubahnya dalam waktu yang singkat tentunya cukup sulit. Namun kita tidak ada pilihan lain, khususny

Tips Irit saat Covid dan Jadikan Kebiasaan Barumu

Semenjak covid-19 melanda, naluri untuk berhemat atau irit kian menjadi. Sejak Maret hingga Agustus 2020 ini, ternyata banyak kebiasaan baru dalam mengelola uang yang sebelumnya tidak aku sadari ternyata besar sekali manfaatnya dalam hal mengelola uang khususnya dalam hal penghematan. Mungkin bukan hanya aku saja yang mengalaminya ya, terlebih kalau mengalami penurunan pendapatan atau kehilangan pekerjaan, otak langsung berpikir pos mana lagi yang dapat dibumi hanguskan selain tentunya berpikir jungkir balik juga peluang apa yang dapat dimanfaatkan untuk menambah pemasukan bulanan. sumber:www.pixabay.com Tips mama angrumaoshi kali ini akan lebih membahas tentang kebiasaan baru yang tercipta dalam rangka meniadakan pengeluaran-pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu keluar. 1. Diskon Kalau dulu aku berpikir apa ya nih yang lagi diskon (sambil melihat-lihat katalog promo diskon dimana pun) lalu melancarkan ilmu cucokologi, dicocokkan dengan kebutuhan yang perlu dipenuhi/dibel